Kamis, 28 Februari 2008

Jendela Jiwa

Terkadang, disadari atau tidak, diakui atau tidak, saat kita buka jendela jiwa seraya menatap segala phenomena yang ada, datanglah angin segar pencerahan pemikiran tentang "keberadaan" kita yang sesungguhnya tak ada. Nah..saat itulah saat paling jujur untuk segera kita tuangkan sebaris dua baris apa saja sebelum ditelan raksasa angkara murka yang menghentak dan menggertak yg berupaya agar kita terbelalak pada segala yang ditawarkan tipu musihat permainan kehidupan ini!
Saya, bukan siapa-siapa, bukan sastrawan atau penulis puisi, bukan juga sufi yang ditebalkan kawan pada saat memanggil, bukan! Kalau dibilang saya
dukun,okelah memang tiap hari sering duDUK teKun menulis ayat-ayat Allah yang menyapa saya. Hanya ingin berbagi aka adanya phenomena tersebut lewat blog ini. Jika ada yang berkenaan mengomentari apalagi mengkritisi, wah..alhamdulilleehh..kata orang betawi, makasih banget! Lho wong persiden saja penasehtnya kan harus dicari dan dibayar!
Terakhir,
terkadang saya suka baca ayat tersurat tapi malah tersirat bahwa ayat ini cocok untuk menghantam lawan-lawan saya (padaha tak boleh kita ada lawan, setanpun,kalau mau jujur, adalah 'kawan' bermain di
pentas kehidupan ini yang diposisikan menjadi lawan permainan ).
Nah,maka tolong doakan saya semoga saya membaca ayat-ayat Allah,dalam kitab apa saja,qur'an.inzil,burona,tripitaka,dll, ataupun ayat-ayat Allah yang digoreskan di alam ini, semoga saat membacanya itu, saya merasa ayat-ayat itu sedang ngobrol dan menasehati saya. Yang mau memasukkan alamat blog puisi dalam komennya, saya persilahkan dengan senang hati!

2 komentar:

Wiwin Solikhin mengatakan...

bagus bang (maaf klo sapaannya kurang pas), sufistik banget.., mantap, dapaT pencerahan hari ini, ingin selalu jiwa ini dijamahNya... dengan penuh cinta...

Pak Tua mengatakan...

rangkaian kalimat yang dalam dari buah pikiran yang dalam. salut bang!!

kalau lah sudi mampir kiranya untuk berkomentar dan memberi masukan di http://warungsamping.blogspot.com/
untuk mengingatkan saya yang sudah pikun,,